Example floating
Example floating
News

Tinjau Piloayita, Camat Telaga Biru Harus Jalan Kaki karena Akses Sulit

Redaksi
40
×

Tinjau Piloayita, Camat Telaga Biru Harus Jalan Kaki karena Akses Sulit

Sebarkan artikel ini
Camat Telaga Biru, Rusdiyantho Sjahrain bersama staf jalan kaki menuju dusun Piloaita. FOTO:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID — Camat Telaga Biru, Rusdiyantho Sjahrain, bersama sejumlah staf harus berjalan kaki saat menuju Dusun Piloayita, Desa Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Hal tersebut terjadi karena kondisi akses jalan menuju Dusun Piloayita cukup sulit dilalui kendaraan. Pengalaman itu dirasakan langsung Rusdiyantho saat melakukan kunjungan perdananya ke wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Rusdiyantho saat memberikan sambutan pada acara doa Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Al Munawwarah, Dusun Piloayita, Desa Dulamayo Utara, Selasa (1/9/2026).

Rusdiyantho mengatakan, perjalanan menuju Piloayita memberikan gambaran secara langsung mengenai kondisi akses yang setiap hari dilalui masyarakat.

“Alhamdulillah, tadi saya melewati jalan yang kita lalui bersama. Mobil bisa naik, tetapi ada beberapa titik yang cukup sulit. Saya akhirnya turun dan berjalan kaki,” kata Rusdiyantho.

Baca Juga:  Akses Hitung Cepat Pemilu 2024 Tertutup, AMMPD Soroti Kesbangpol Gorontalo

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengalaman penting bagi dirinya untuk melihat langsung situasi masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

Ia menilai, masyarakat Piloayita juga merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Telaga Biru yang harus mendapat perhatian, termasuk dari sisi kebutuhan infrastruktur dan akses transportasi.

“Saya merasa Dulamayo Utara ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab kami. Saya perlu mengetahui bagaimana kondisi dan keberadaan masyarakat yang ada di sini,” ujarnya.

Rusdiyantho mengatakan, pemerintah kecamatan akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa maupun pemerintah daerah terkait berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan akses jalan.

Baca Juga:  Tok! MK Putuskan Sistem Pemilu Tetap Terbuka

Ia berharap ke depan kondisi jalan menuju Piloayita dapat semakin baik sehingga masyarakat lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdiyantho juga menyampaikan makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Maulid tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlaknya.

“Makna yang pertama adalah menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Yang kedua, bagaimana kita meneladani akhlak Rasulullah, yaitu jujur, amanah, dapat dipercaya dan bijaksana,” jelasnya.

Ia juga berharap kegiatan keagamaan dapat memperkuat persatuan masyarakat.

“Dengan kita berkumpul bersama dalam memaknai Maulid, maka akan menghilangkan sekat-sekat yang ada di antara kita,” katanya.

Baca Juga:  Prof. Rustam Akili Tutup Usia

Rusdiyantho menegaskan dirinya akan terus mengunjungi wilayah-wilayah di Kecamatan Telaga Biru, termasuk daerah yang memiliki akses cukup sulit.

“Saya akan datang lagi ke Dulamayo Utara. Insya Allah mungkin juga ke wilayah lainnya. Kalau memang jauh, insya Allah saya bisa sampai di sana,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah staf Kecamatan Telaga Biru, Kepala Desa Dulamayo Utara, para pezikir, serta masyarakat setempat.

Kondisi jalan menuju Dusun Piloayita selama ini menjadi perhatian masyarakat. Jalan yang rusak dan berbatu membuat kendaraan harus melaju dengan hati-hati, bahkan pada sejumlah titik pengendara maupun warga harus menghadapi akses yang cukup sulit.