HESTEK.CO.ID — Keluhan warga terkait sulitnya mendapatkan LPG di salah satu pangkalan milik RO di Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, mendapat perhatian dari pemerintah kelurahan.
Sejumlah warga sebelumnya mengeluhkan pelayanan di pangkalan tersebut. Mereka mengaku tidak mendapatkan LPG dan justru diarahkan untuk mencari atau membeli di tempat lain.
“Sudah banyak yang tidak kebagian. Disuruh cari di tempat lain. Sampai ada yang sempat adu mulut,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Lurah Bolihuangga, Buyung Lihu, bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat kelurahan turun langsung menemui pihak pangkalan.
Pertemuan tersebut dilakukan untuk mengklarifikasi keluhan warga sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pelayanan LPG di pangkalan tersebut.
Buyung mengatakan, pihak kelurahan telah menyampaikan keluhan masyarakat kepada pengelola pangkalan dan meminta agar pelayanan kepada warga diperbaiki.
“Insya Allah ke depan akan ada perubahan-perubahan pelayanan dari yang bersangkutan,” ujar Buyung.
Di sisi lain, pangkalan LPG tersebut untuk sementara ditutup oleh pihak Pertamina Gas LPG selama kurang lebih dua pekan.
Meski terjadi penutupan sementara, Buyung memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena masih terdapat pangkalan lain yang dapat menjadi alternatif bagi warga.
Menurutnya, masyarakat Bolihuangga dapat memperoleh LPG di pangkalan yang berada di sekitar wilayah Bolihuangga maupun Kelurahan Hunggaluwa.
“Di Bolihuangga sini ada dua, kebetulan hanya berbatasan dengan Hunggaluwa juga. Di sana ada dua juga, jadi ada empat pangkalan terdekat,” jelasnya.
Pemerintah kelurahan berharap penutupan sementara tersebut dapat menjadi momentum evaluasi bagi pengelola pangkalan.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat mendorong perbaikan pelayanan sehingga kebutuhan LPG masyarakat dapat dilayani dengan lebih baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah kelurahan juga mengimbau warga agar tetap tenang selama masa penutupan berlangsung serta memanfaatkan pangkalan LPG terdekat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Dengan adanya tindak lanjut tersebut, pemerintah kelurahan berharap persoalan pelayanan LPG yang dikeluhkan warga tidak kembali terjadi dan distribusi kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.












