Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Kabar UtamaNews

Isi Chat WA Dugaan Permintaan Fee Proyek di Bonebol Bocor, Ada Bukti Transfer ke Orang Dekat Wabup?

REDAKSI
557
×

Isi Chat WA Dugaan Permintaan Fee Proyek di Bonebol Bocor, Ada Bukti Transfer ke Orang Dekat Wabup?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi cjat pesan WA terkait fee proyek. FOTO IST

HESTEK.CO.ID — Di tengah isu retaknya hubungan Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango, publik kembali dikejutkan dengan bocornya percakapan dan voice not pesan whatsapp yang diduga berkaitan dengan fee proyek.

Percakapan itu memperlihatkan pola komunikasi yang mencurigakan, mulai dari permintaan setoran dana hingga pembagian proyek, antara seseorang berinisial AN dengan oknum kontraktor.

Dalam percakapan itu terlihat juga penyebutan sejumlah nama, diantaranya wabup yang diduga Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu.

Selain isi chat dan voice not, terlihat juga adanya bukti transfer (TF) dengan nominal puluhan juta rupiah mengarah ke rekening seseorang berinisial SP alias Supri.

Kuat dugaan SP merupakan sosok yang dikenal sangat dekat dengan Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu.

Baca Juga:  496 Calon Anggota PPS Kab. Boalemo Pemilu 2024 Ikuti Tes Wawancara

Dalam beberapa percakapan, AN terlihat menulis pesan permintaan dana. Salah satu dari sekian jumlah yang disebutkan sebesar Rp50 juta yang diduga merupakan uang komitmen.

“Aslkm.. Mas barangkali bisa dikondisikan Wabup sama AY hari ini 50 juta. Nanti bikin kwitansi penerimaan. Bisa nggak mas?” tulis AN.

Pesan lainnya menunjukkan tekanan waktu agar dana tersebut segera dikirim.

“Usahakan ada malam ini pak, soalnya saya sudah terlanjur bilang sama pak Wabup malam ini,” tulis AN.

Tak berhenti disitu, pesan berikutnya juga menyinggung kompensasi proyek dari dinas-dinas terkait.

Baca Juga:  Ismet Mile Mulai Wujudkan Janji Kampanye Lewat Bantuan Sapi untuk Masyarakat

“Kalo 12,5 juta bisa nda dikondisikan sekarang? Nanti bisa ditukar dengan paket ini dari Dinas Kesehatan, pendingan AC, rehab Puskesmas Dumbaya Bulan, laboratorium, semua IPAL, sebagian RSUD Toto, sebagian RSUD Tombulilato,” tulisnya

Percakapan yang bocor itu bahkan dalam salah satu pesan secara gamblang menyebut permintaan dana dengan nominal besar.

“Bang, usahakan sebelum tanggal 5 ya ada 1 M. Soalnya lawyer kita kasih deadline sampai tanggal itu,” tulis AN.

Isi percakapan dan bukti transfer tersebut menjadi sorotan publik. Aktivis Gorontalo, Andi Taufik menilai, pola komunikasi semacam ini menunjukkan indikasi kuat adanya pengaturan proyek di balik layar, diluar mekanisme resmi pengadaan pemerintah.

Baca Juga:  Stokis AFC Mawar Gorontalo Resmi Dibuka, Percepat Distribusi Produk Kesehatan

“Jika hal ini benar, maka aparat penegak hukum harus segera bergerak. Ada chat, ada bukti transaksi, dan ada keterkaitan dengan proyek pemerintah. Ini bukan lagi rumor,” kata Andi kepada HESTEK.CO.ID, Ahad (02/11/2025).

Ia juga meminta Inspektorat Bone Bolango dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo untuk segera memverifikasi aliran dana tersebut, terutama jika benar digunakan untuk mengatur proyek.

“Ini mengarah pada gratifikasi atau suap proyek. Jangan biarkan kasus seperti ini hilang tanpa penjelasan,” ujarnya.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak dalam percakapan tersebut belum dapat dimintai tanggapan. Redaksi HESTEK.CO.ID masih berupaya melakukan konfirmasi.