Example floating
Example floating
News

Pemotor Alami Kecelakaan Tunggal Saat Balap Liar di Bundaran Saronde

Redaksi
199
×

Pemotor Alami Kecelakaan Tunggal Saat Balap Liar di Bundaran Saronde

Sebarkan artikel ini
Pebalap motor aerox mengalami kecelakaan di kawasan bundaran saronde. FOTO:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID – Aksi balap liar kembali mewarnai jalanan Kota Gorontalo pada Minggu (30/11/2025) dini hari. Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal saat terlibat balap liar di kawasan Bundaran Saronde sekitar pukul 02.30 Wita.

Insiden terjadi ketika pemotor yang mengendarai Yamaha Aerox melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan yang dikendarainya diduga kehilangan kendali hingga terjatuh di badan jalan. Akibat kejadian tersebut, pengendara hanya mengalami luka ringan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa itu sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Beberapa orang berusaha mengatur arus lalu lintas secara spontan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan, mengingat posisi sepeda motor berada di tengah jalan.

Baca Juga:  Menham Pigai: Bangun Peradaban Bangsa Dimulai dari Kesadaran HAM

Tak berselang lama, personel Polresta Gorontalo Kota tiba di lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Aparat kepolisian langsung membubarkan sekelompok pemuda yang masih berkumpul dan diduga hendak melanjutkan balap liar di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Blak-Blakan, NH Makin Berani Bicara Hubungannya dengan Oknum Kader Nasdem Gorontalo

Sebagai bentuk penegakan hukum, pengendara yang terlibat kecelakaan langsung dikenai sanksi tilang. Polisi menegaskan, tindakan tersebut diberikan karena balap liar merupakan pelanggaran lalu lintas serius dan membahayakan keselamatan umum.

Baca Juga:  Jembatan Putus 5 Tahun Tak Tersentuh, Komisi I DPRD Gorontalo Turun Tangan Tinjau Longalo

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap. Patroli pada jam-jam rawan akan terus ditingkatkan guna menekan aktivitas balap liar yang berpotensi menimbulkan korban.