Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 728x250
Liputan KhususNewsPolitik

Golkar Ubah Komposisi Fraksi di Deprov Gorontalo, Ghalieb Lahidjun Jadi Ketua

Admin
28
×

Golkar Ubah Komposisi Fraksi di Deprov Gorontalo, Ghalieb Lahidjun Jadi Ketua

Sebarkan artikel ini
Ghalieb Lahidjun. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Partai Golkar melakukan penyegaran kepemimpinan di DPRD Provinsi Gorontalo. Hal itu ditandai dengan perubahan komposisi Fraksi Golkar yang diumumkan dalam Rapat Paripurna ke-72 DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (9/3/2026).

Perubahan tersebut diketahui setelah pimpinan rapat menugaskan Sekretaris DPRD membacakan sejumlah surat masuk.

Salah satu surat yang dibacakan berasal dari DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo Nomor 006/DPD-GOLKAR/PROV-GTLO/III/2026 tertanggal 5 Februari 2026 tentang perubahan komposisi Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Gorontalo.

Dalam surat tersebut disampaikan bahwa posisi Ketua Fraksi Partai Golkar kini dijabat Moh. Abdul Ghalieb I. Lahidjun. Sementara posisi Wakil Ketua dijabat Meyke Kamaru, Sekretaris I Wayan Sudiarta, dan Bendahara Yeyen Septiani Sidiki.

Adapun posisi penasihat fraksi tetap dijabat oleh Idrus M. Thomas Mopili selaku Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Sementara anggota fraksi terdiri dari Paris R. A. Jusuf, Fikran Salilama dan Sun Biki.

Dimintai keterangan usai rapat paripurna, Ghalieb Lahidjun menjelaskan bahwa perubahan komposisi fraksi merupakan hal yang lazim dalam Partai Golkar sebagai bagian dari proses regenerasi kader.

Menurutnya sebagai partai kader, Golkar terus mendorong lahirnya generasi baru dalam kepemimpinan partai guna menjaga kesinambungan organisasi di masa mendatang.

“Bagi Partai Golkar, proses regenerasi kader adalah sebuah keniscayaan. Alhamdulillah Golkar memberikan ruang yang besar bagi kader muda untuk berproses, sementara para senior juga terus memberikan dukungan dan pembimbingan yang maksimal,” kata Ghalieb.

Ia yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo menilai sinergi antara kader muda dan senior menjadi modal penting bagi Golkar dalam mempertahankan eksistensinya di tengah dinamika politik.

Menurutnya, hingga memasuki usia 61 tahun Partai Golkar masih mampu menjaga kekuatan politiknya baik di tingkat lokal maupun nasional.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan struktur organisasi tidak akan mengubah semangat kebersamaan serta komitmen partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Di Golkar, struktur dan komposisi boleh berubah, tetapi semangat kebersamaan, kolektivitas gerakan, serta perjuangan untuk kepentingan rakyat tetap menjadi tujuan utama,” jelasnya.

Ghalieb juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya bersama kader-kader muda untuk memimpin Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Gorontalo.

Ia juga mengapresiasi Ketua Fraksi Golkar sebelumnya, Paris R. A. Jusuf, yang dinilai telah memfasilitasi proses transisi kepemimpinan fraksi sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang insyaAllah akan kami jalankan sebaik-baiknya, baik kepada partai maupun kepada rakyat Gorontalo,” pungkasnya.