Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

Ismet Mile Peringatkan Posyandu Jangan Sekadar Nama, Tegaskan Harus Didukung Anggaran

Admin
88
×

Ismet Mile Peringatkan Posyandu Jangan Sekadar Nama, Tegaskan Harus Didukung Anggaran

Sebarkan artikel ini
Ismet Mile Peringatkan Posyandu Jangan Sekadar Nama, Tegaskan Harus Didukung Anggaran. FOTO IST

HESTEK.CO.ID — Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, melontarkan peringatan keras terkait masa depan Posyandu di daerah. Ia menegaskan Posyandu tidak boleh hanya menjadi simbol administrasi tanpa aktivitas nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ismet saat menghadiri Roadshow Pembinaan dan Monitoring Implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu yang digelar di Desa Langge, Kecamatan Tapa, Senin (4/5/2026).

Dalam forum yang dihadiri unsur pemerintah daerah, kader Posyandu, serta pengampu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Ismet secara terbuka menyinggung persoalan kemiskinan yang masih membelit Provinsi Gorontalo.

“Hasil survei Badan Pusat Statistik menunjukkan Gorontalo masuk lima besar provinsi termiskin di Indonesia. Ini harus dijawab bersama oleh pemerintah,” kata Ismet di hadapan peserta kegiatan.

Baca Juga:  Ridwan Monoarfa Puji Komisi I, Sebut Teliti dan Berani Kawal APBD

Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi alarm serius bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk memperkuat pelayanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat.

Ismet menjelaskan, Posyandu saat ini tidak lagi hanya berkutat pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 mendorong Posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang SPM, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga sosial.

Namun, ia mengingatkan seluruh konsep tersebut tidak akan berjalan tanpa dukungan anggaran yang jelas.

“Posyandu ini hanya akan berjalan kalau ada dukungan dana. Kalau tidak ada dana, maka tinggal nama saja dan tidak bisa bergerak apa-apa,” tegasnya.

Baca Juga:  Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Partai Gelora

Ismet juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengampu enam SPM agar tidak bermain-main dalam mendukung program Posyandu, karena menyangkut pelayanan langsung kepada rakyat.

“Kepada enam SPM saya perintahkan agar tidak bermain soal Posyandu. Ini menyangkut kepentingan rakyat,” ujar Ismet.

Selain itu, ia menekankan pentingnya komunikasi aktif antara pemerintah dan masyarakat agar program pelayanan dasar benar-benar tepat sasaran.

“Yang utama adalah bagaimana kita membangun komunikasi timbal balik antara enam SPM dengan rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ismet juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui bantuan yang disalurkan kepada masyarakat. Ia menyebut sedikitnya 218 warga akan menerima bantuan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Akses Hitung Cepat Pemilu 2024 Tertutup, AMMPD Soroti Kesbangpol Gorontalo

“Ini menunjukkan ada kepedulian besar terhadap masyarakat,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Ismet turut menyelipkan pesan moral dan religius kepada seluruh aparatur pemerintah serta kader Posyandu agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan hati dan penuh keikhlasan.

“Saya berharap manfaatnya bukan hanya untuk dunia, tapi juga menjadi alasan Allah menempatkan kita di surga,” katanya.

Roadshow implementasi Permendagri tentang Posyandu ini sekaligus menjadi ruang evaluasi dan penguatan koordinasi lintas sektor dalam menjalankan transformasi Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat di daerah.