HESTEK.CO.ID – RSUD Toto Kabila terus memperkuat kesiapan layanan kesehatan spesialistik. Salah satu langkah yang tengah dimatangkan adalah persiapan visitasi dari RSUP Hasan Sadikin Bandung sebagai Rumah Sakit Pengampu Nasional Layanan Uronefrologi.
Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula RSUD Toto Kabila dan dipimpin Kepala Bidang Pelayanan RSUD Toto Kabila, Nona S. Hunowu.
Rapat ini menjadi bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan visitasi pengampuan layanan Uronefrologi yang terintegrasi dalam penguatan layanan KJSU-KIA, meliputi Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak.
Dalam rapat tersebut, tim dari RSUP Hasan Sadikin Bandung turut mengikuti pembahasan secara daring. Tim pengampu memberikan arahan sekaligus melakukan koordinasi mengenai berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan RSUD Toto Kabila sebelum pelaksanaan visitasi.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam persiapan tersebut, mulai dari kesiapan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, unit pelayanan, hingga pemenuhan standar yang menjadi bagian dari indikator pengampuan layanan Uronefrologi.
Penguatan layanan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan fasilitas rumah sakit, tetapi juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani layanan Uronefrologi.
Melalui proses pengampuan tersebut, RSUD Toto Kabila ditargetkan mampu mengembangkan layanan yang lebih komprehensif sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik dapat ditangani lebih optimal di daerah.
Kerja sama dengan RSUP Hasan Sadikin Bandung sebagai rumah sakit pengampu nasional juga menjadi bagian dari upaya transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas pelayanan di RSUD Toto Kabila.
Program tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas layanan sekaligus memperkuat posisi RSUD Toto Kabila sebagai salah satu fasilitas rujukan kesehatan di Kabupaten Bone Bolango.
Dengan adanya visitasi dan proses pengampuan, RSUD Toto Kabila diharapkan semakin siap memenuhi standar pelayanan kesehatan nasional. Pada akhirnya, masyarakat Bone Bolango dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh layanan Uronefrologi yang lebih mudah diakses tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.












