Example floating
Example floating
News

GKK 2026 Targetkan Perputaran Ekonomi hingga Rp4,6 Miliar

Redaksi
4
×

GKK 2026 Targetkan Perputaran Ekonomi hingga Rp4,6 Miliar

Sebarkan artikel ini
Penampilan Gorontalo Karnaval Karawo 2026. FOTO:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID — Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 ditargetkan mampu mendorong perputaran ekonomi hingga sekitar Rp4,5 miliar sampai Rp4,6 miliar melalui keterlibatan pelaku UMKM, perajin Karawo, kuliner dan sektor pariwisata.

GKK 2026 merupakan bagian dari rangkaian Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026 yang turut melibatkan ratusan perajin Karawo dan pelaku UMKM.

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan pelaksanaan GKK harus memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.

“Kami ingin saat tamu datang, mereka tidak hanya melihat karnaval, tapi juga belanja, makan, dan merasakan langsung budaya Gorontalo,” ujar Sultan.

Baca Juga:  Hibata.id Resmi Terverifikasi Dewan Pers, Perkuat Posisi Media Lokal Profesional

Menurutnya, kehadiran pengunjung dari luar daerah menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka.

Pada pelaksanaan GKK 2026, ratusan perajin Karawo dilibatkan. Pemerintah juga menyediakan ruang bagi ratusan pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan menjual produk selama rangkaian kegiatan.

Selain parade dan pameran, kegiatan tersebut diperkuat dengan business matching serta transaksi digital menggunakan QRIS untuk mendukung aktivitas perdagangan.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Soroti Penonaktifan Ribuan Peserta Jaminan Kesehatan di Gorontalo Utara

Pengembangan Karawo sebagai bagian dari ekonomi kreatif sebelumnya telah didorong Bank Indonesia Provinsi Gorontalo sejak 2010. Pengembangan dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, desain, inovasi serta perluasan akses pasar.

Karawo juga terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan teknik lain, termasuk eco-printing. Salah satu inovasinya adalah TENUKALA atau Tenun, Karawo dan Leaf Arts yang masuk dalam Top 20 Impactful Program Citra Nusa.

GKK 2026 juga kembali masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN). Hal tersebut menjadi peluang untuk memperluas promosi Karawo dan produk kreatif Gorontalo di tingkat nasional.

Baca Juga:  Kinerja Pemkab Bone Bolango 2025 Mulai Dievaluasi Inspektorat Provinsi

Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, GKK 2026 diproyeksikan menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp4,5 miliar hingga Rp4,6 miliar.

Potensi tersebut berasal dari aktivitas UMKM, kuliner, perdagangan, pariwisata dan sektor ekonomi kreatif yang bergerak selama pelaksanaan kegiatan.

Pemerintah berharap GKK dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga mampu memperluas pasar produk lokal dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Gorontalo.