HESTEK.CO.ID β Penyebab kematian Sutrimo masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. Polda Metro Jaya menyebut Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri akan segera menyerahkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah sampel yang diambil saat ekshumasi.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Puslabfor terkait pemeriksaan tersebut. Hasil final nantinya akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
Iman menjelaskan pemeriksaan membutuhkan waktu karena jumlah sampel yang diambil saat ekshumasi cukup banyak. Setiap sampel harus diperiksa secara spesifik agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
βDan Insya Allah dalam waktu dekat dari Puslabfor Polri akan menyerahkan hasil final dari laboratorium terhadap pengecekan sampel-sampel atau pemeriksaan atau uji laboratorium terhadap sampel-sampel yang diambil pada saat pelaksanaan ekshumasi,β kata Iman, Sabtu (12/9/2026).
Ekshumasi terhadap makam Sutrimo sebelumnya dilakukan di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 2026. Proses tersebut melibatkan tim gabungan kepolisian dan dokter forensik untuk membantu mengungkap penyebab kematian.
Dari pemeriksaan secara visual, tim forensik tidak menemukan tanda luka akibat kekerasan benda tumpul maupun benda tajam. Namun, temuan tersebut belum menjadi kesimpulan mengenai penyebab kematian karena sampel masih harus melalui pemeriksaan laboratorium.
Kasus kematian Sutrimo sendiri telah ditingkatkan Polda Metro Jaya dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Polisi sebelumnya menerima laporan terkait kematian Sutrimo dan melakukan pendalaman terhadap sejumlah keterangan serta barang bukti.
Peningkatan perkara ke tahap penyidikan menjadi bagian dari proses hukum untuk mengumpulkan bukti dan membuat terang peristiwa yang sedang didalami. Status tersebut belum dapat dimaknai sebagai kesimpulan bahwa tindak pidana maupun pihak tertentu telah terbukti bersalah.
Sejumlah pertanyaan dari keluarga mengenai kematian Sutrimo juga masih menjadi bagian yang didalami penyidik. Keterangan saksi, barang bukti, hasil pemeriksaan forensik dan pemeriksaan laboratorium nantinya perlu dilihat secara keseluruhan.
Dengan demikian, temuan awal ekshumasi belum menjawab secara pasti penyebab kematian Sutrimo. Kesimpulan medis-forensik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Puslabfor Polri yang disebut akan diserahkan kepada penyidik dalam waktu dekat.












