Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Pemkot Gorontalo Gelar Prosesi Adat Tonggeyamo Penentuan 1 Ramadan 1444 H

REDAKSI
319
×

Pemkot Gorontalo Gelar Prosesi Adat Tonggeyamo Penentuan 1 Ramadan 1444 H

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo Marten Taha memberikan sambutan di kegiatan Tonggeyamo penentuan 1 Ramadan 1444 Hijriah.

HESTEK, GORONTALO – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menggelar kegiatan Adat ‘Tonggeyamo’ penentuan 1 Ramadan 1444 Hijriah 2023 Masehi, Rabu (22/3/2023).

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dalam sambutannya mengatakan, penetapan 1 Ramadan 1444 Hijriah secara resmi telah ditetapkan oleh Kementerian Agama RI jatuh pada Kamis (23/3/2023).

“Tadi kita sudah mendengarkan bersama hasil sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1444 Hijriah, 2023 Masehi. Oleh karena itu seluruh umat islam di Indonesia pada besok hari sudah memasuki seluruh rangkaian puasa ramadan di bulan penuh ampunan ini,” kata Marten Taha.

Baca Juga:  Siap-Siap, Pemkot Gorontalo Kembali Berencana Gelar Pangan Murah

Ia mengatakan, penetapan 1 Ramadan 1444 Hijriah juga telah dirangkaikan dengan kegiatan ‘Tonggeyamo’ yang merupakan adat masyarakat Gorontalo yang sejak dulu.

Baca Juga:  Cegah Konflik Kepentingan, Bupati Ismet Mile Nonaktifkan Tim Kerjanya

“Bahwa sebagai daerah yang berfalsafah Adat Bersendikan Syara, Syara Besendikan Kitabullah, maka selurh ketentuan syariat harus dilaksanakan secara adat seperti ini,” ujarnya.

“Sehingga pada malam hari ini bertempat di Yiladia Lo Ta’uwa atau Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, dilaksanakan kegiatan Tonggeyamo yang sudah merupakan kegiatan tahunan,” sambungnya.

Marten berpesan untuk umat islam yang berada di Kota Gorontalo agar sama-sama menyambut bulan Ramadan ini dengan penuh kegembiraan, tawadhu, khusu’, dan menjalankan seluruh amaliyah-amaliyah ramadan, sehingga diterima Allah SWT.

Baca Juga:  Ini Komitmen Ismet Mile - Risman Tolingguhu Untuk Generasi Muda Bone Bolango

“Kemudian mari kita jaga bersama-sama situasi dan kondisi secara kondusif, agar seluruh umat islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusu’ tanpa gangguan apapun,” tandasnya. (Adv)