Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Pemkot Gorontalo Gelar Prosesi Adat Tonggeyamo Penentuan 1 Ramadan 1444 H

REDAKSI
374
×

Pemkot Gorontalo Gelar Prosesi Adat Tonggeyamo Penentuan 1 Ramadan 1444 H

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo Marten Taha memberikan sambutan di kegiatan Tonggeyamo penentuan 1 Ramadan 1444 Hijriah.

HESTEK, GORONTALO – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menggelar kegiatan Adat ‘Tonggeyamo’ penentuan 1 Ramadan 1444 Hijriah 2023 Masehi, Rabu (22/3/2023).

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dalam sambutannya mengatakan, penetapan 1 Ramadan 1444 Hijriah secara resmi telah ditetapkan oleh Kementerian Agama RI jatuh pada Kamis (23/3/2023).

“Tadi kita sudah mendengarkan bersama hasil sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1444 Hijriah, 2023 Masehi. Oleh karena itu seluruh umat islam di Indonesia pada besok hari sudah memasuki seluruh rangkaian puasa ramadan di bulan penuh ampunan ini,” kata Marten Taha.

Baca Juga:  Ini Harapan Hendriwan Usai Serahkan Lapak Untuk Korban Kebakaran di Desa Hungayonaa

Ia mengatakan, penetapan 1 Ramadan 1444 Hijriah juga telah dirangkaikan dengan kegiatan ‘Tonggeyamo’ yang merupakan adat masyarakat Gorontalo yang sejak dulu.

“Bahwa sebagai daerah yang berfalsafah Adat Bersendikan Syara, Syara Besendikan Kitabullah, maka selurh ketentuan syariat harus dilaksanakan secara adat seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Strategi TPID Kota Gorontalo Kendalikan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

“Sehingga pada malam hari ini bertempat di Yiladia Lo Ta’uwa atau Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, dilaksanakan kegiatan Tonggeyamo yang sudah merupakan kegiatan tahunan,” sambungnya.

Marten berpesan untuk umat islam yang berada di Kota Gorontalo agar sama-sama menyambut bulan Ramadan ini dengan penuh kegembiraan, tawadhu, khusu’, dan menjalankan seluruh amaliyah-amaliyah ramadan, sehingga diterima Allah SWT.

Baca Juga:  Pesan Wawali Ryan Kono di Rakor Penguatan Pelayanan Administrasi Kependudukan Sipil

“Kemudian mari kita jaga bersama-sama situasi dan kondisi secara kondusif, agar seluruh umat islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusu’ tanpa gangguan apapun,” tandasnya. (Adv)