Example floating
Example floating
Politik

Meys Kiraman Tepis Isu Jadi ‘Tumbal’ Perang Urat Saraf Elit PPP Gorontalo

REDAKSI
316
×

Meys Kiraman Tepis Isu Jadi ‘Tumbal’ Perang Urat Saraf Elit PPP Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Meys Kiraman saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait SK Pemberhentian terhadap dirinya. [Dok Hestek Media]

HESTEK.CO.ID – Meys Irfanto J. Kiraman secara tegas menepis isu dirinya menjadi tumbal dari perang urat saraf elit Partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Gorontalo.

Hal itu diungkapkannya menjawab pertanyaan awak media terkait merebaknya isu tersebut belakangan ini.

“Saya tidak merasa menjadi tumbal. Jika pemahaman orang bahwa ada pertarungan, maka saya tidak terlibat dalam pertarungan itu,” kata Meys Kiraman, Kamis (25/5/2023).

Baca Juga:  Survei Poltracking Paparkan Simulasi 'Head to Head' Capres 2024 di Jawa Barat

Ia menuturkan tidak mengetahui serta membantah menjadi kader yang sengaja dikorbankan terkait adanya isu tersebut.

“Tidak benar itu, yang jelas saya tidak terlibat dalam pertarungan itu,” ujarnya.

Sementara terkait mosi tidak percaya, Meys mengaku hal itu hanya sebuah ketidakpuasan terhadap keputusan Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo.

Baca Juga:  Optimis Raih Rekom Parpol di Pilkada 2024, Syam : Modal Saya 3 Periode di Legislatif

“Sesungguhnya surat mosi tidak percaya itu tidak tidak pernah dilayangkan ke DPP,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya DPP PPP secara resmi memberhentikan Meys Irfanto J. Kiraman, dari jabatannya sebagai Sekretaris Pengurus Harian DPC PPP Kabupaten Gorontalo.

Baca Juga:  Susunan AKD DPRD Kota Gorontalo Periode 2024-2029 Disahkan

Pemberhentian tertuang dalam surat keputusan DPP PPP Nomor 0906/SK/DPP/C/V/2023.

Sebagai pengganti Meys Irfanto J. Kiraman, DPP PPP menunjuk Jayusdi Rifai mengisi jabatan tersebut.

Sebagai kader yang taat dan patuh terhadap perintah DPP, Ia juga mengaku legowo dan menerima keputusan tersebut.

Pewarta : Oyie Sidikati