HESTEK.CO.ID – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran yang disebut telah menewaskan warga sipil.
“PKS mengecam agresi militer Israel dengan dukungan dan partisipasi dari Amerika terhadap wilayah Iran yang telah menewaskan masyarakat sipil, khususnya anak-anak dan perempuan,” tegas Almuzzammil dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).
Ia menegaskan bahwa hukum humaniter internasional harus ditegakkan secara adil dan hak asasi warga sipil tidak boleh dikorbankan demi kepentingan geopolitik negara mana pun.
Dorong Pemerintah Ambil Inisiatif di PBB dan OKI
Menurut Almuzzammil, Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim dan menganut politik luar negeri bebas-aktif memiliki tanggung jawab konstitusional untuk berperan dalam menjaga perdamaian dunia.
PKS mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif diplomatik melalui forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Ia juga mengingatkan agar perhatian dunia internasional tidak teralihkan dari tragedi kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza. “Stabilitas abadi di Timur Tengah tidak akan terwujud tanpa kemerdekaan penuh bagi rakyat Palestina,” ujarnya.
Waspadai Dampak Ekonomi Dalam Negeri
Selain isu geopolitik dan kemanusiaan, PKS turut menyoroti potensi dampak ekonomi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Almuzzammil meminta pemerintah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga minyak dunia.
“Stabilitas ekonomi nasional harus dijaga agar harga bahan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga, apalagi di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi potensi perlambatan ekonomi. Pemerintah, menurutnya, perlu memperkuat jaring pengaman sosial (social safety net) guna melindungi masyarakat dari dampak krisis yang mungkin terjadi.













