Example floating
Example floating
NewsPeristiwa

BEM Desak Kapolda Gorontalo Tutup PETI Pohuwato dan Usut Keterlibatan Aparat

REDAKSI
634
×

BEM Desak Kapolda Gorontalo Tutup PETI Pohuwato dan Usut Keterlibatan Aparat

Sebarkan artikel ini
BEM Desak Kapolda Gorontalo Tutup PETI Pohuwato dan Usut Keterlibatan Aparat. Foto Ist

HESTEK.CO.ID – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo, pada Selasa (6/5/2025).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Polda Gorontalo agar lebih serius menangani persoalan tambang emas ilegal, termasuk mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas ilegal tersebut.

“Kami mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera bertindak tegas. Polemik pertambangan emas tanpa izin di Pohuwato berkaitan langsung dengan kerusakan lingkungan,” ujar Koordinator BEMNUS Gorontalo, Harun Alulu.

Baca Juga:  Rayakan 25 Tahun Provinsi, PORDI Gorontalo Angkat Olahraga Domino

Harun menegaskan bahwa aktivitas tambang emas ilegal di Pohuwato tidak seharusnya dibiarkan terus berlangsung, apalagi jika benar ada aparat penegak hukum yang terlibat.

Baca Juga:  Manaf Hamzah Luruskan Isu Pungutan Rp50 Ribu di Desa Ulobua, Sebut Bukan untuk Kegiatan Reses

“Untuk kesekian kalinya, kami meminta Kapolda Gorontalo menunjukkan keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat. Jika memang berkomitmen terhadap isu lingkungan, maka lokasi PETI (Pertambangan Tanpa Izin) di Pohuwato harus segera ditutup,” tegasnya.

Baca Juga:  Tutup PENAS KTNA ke XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Sebut Petani dan Nelayan Penyangga Bangsa

Awalnya, aksi berlangsung damai. Namun situasi berubah menjadi ricuh ketika aparat kepolisian mencoba memadamkan ban yang dibakar oleh demonstran sebagai simbol perlawanan. Kericuhan pun terjadi, ditandai dengan aksi saling dorong antara massa dan aparat.