HESTEK.CO.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Masjid Al-Haq Suwawa, Senin (20/4/2026).
Dalam sambutannya, Iwan Mustapa yang hadir mewakili Bupati Bone Bolango Ismet Mile, menyampaikan permohonan maaf karena bupati tidak dapat menghadiri langsung kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, Bupati sedang mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) bidang pangan sehingga menugaskan Sekda untuk membuka MTQ.
“Permohonan maaf dari Bupati tidak bisa bersama-sama dengan kita, namun semangat serta pesan Bupati dan Wakil Bupati tetap menyertai kegiatan ini,” ujar Iwan.
Iwan juga mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam pembukaan MTQ membutuhkan perjuangan tersendiri. Sebab, sebelumnya ia masih berada di Manado untuk mengikuti sejumlah agenda bersama wali kota serta kegiatan kelas daring.
“Perjalanan sekitar delapan setengah jam dari Manado ke Gorontalo akhirnya bisa saya tempuh untuk membuka kegiatan MTQ ini,” ungkapnya.
Menurutnya, MTQ merupakan agenda yang sangat penting karena bukan hanya ajang perlombaan, namun juga bagian dari ibadah serta syiar Islam di tengah masyarakat.
“MTQ bukan sekadar lomba, tetapi wahana siar Islam. Oleh karena itu, ke depan pelaksanaannya harus dimulai dari tingkat desa hingga kecamatan sebagai bagian dari pembinaan dan membangun suasana religius seperti Ramadan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian MTQ ke-XII ini tidak berhenti pada kompetisi semata, tetapi mampu menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan dalam membentuk generasi Qurani di Bone Bolango.
“Semoga proses ini tidak sekadar lomba, tetapi benar-benar menjadi siar Islam dan bagian dari pembinaan umat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo, Budianto Sidiki, memberikan apresiasi atas pelaksanaan MTQ di Kabupaten Bone Bolango. Ia menilai Bone Bolango menjadi salah satu daerah yang lebih awal menyelesaikan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak provinsi saat ini sedang mempersiapkan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Gorontalo dengan dua opsi jadwal, yakni akhir Mei atau pada bulan Juni. Hal tersebut mempertimbangkan keterbatasan waktu menuju tahapan pendaftaran MTQ tingkat nasional.
“Kami mengapresiasi dukungan kepada LPTQ agar syiar Islam melalui MTQ ini dapat berjalan maksimal,” ujarnya.












