HESTEK.CO.ID — Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menghadirkan inovasi rocket stove atau insinerator sebagai alat pembakar sampah minim asap.
Inovasi tersebut menjadi salah satu program mahasiswa KKD UMGO untuk membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah di Desa Modelidu.
Rocket stove dirancang dengan sistem pembakaran yang lebih terkontrol sehingga asap yang dihasilkan dapat diminimalkan dibandingkan pembakaran sampah secara terbuka.
Koordinator Desa KKD UMGO, Andi Putra Leo, mengatakan inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sederhana yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Kami membuat rocket stove ini sebagai salah satu inovasi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi sampah. Harapannya alat ini bisa digunakan dengan baik dan menjadi solusi untuk mengurangi pembakaran sampah secara terbuka yang menghasilkan banyak asap,” ujar Andi Putra Leo saat diwawancarai, Jumat (21/8/2026).
Menurut Andi, inovasi tersebut juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKD UMGO dalam memberikan solusi terhadap persoalan lingkungan yang ada di desa.
Sementara itu, Kepala Desa Modelidu, Karim Anunu, mengapresiasi inovasi yang dibuat mahasiswa KKD UMGO tersebut.
Menurut Karim, rocket stove dapat menjadi salah satu alternatif dalam membantu masyarakat menangani persoalan sampah di Desa Modelidu.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi dari mahasiswa KKD UMGO. Ini merupakan hal positif karena mereka tidak hanya melaksanakan kegiatan, tetapi juga memberikan inovasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Karim Anunu.
Ia berharap inovasi tersebut dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan desa.
Inovasi rocket stove ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKD UMGO untuk mendorong masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memanfaatkan teknologi sederhana dalam pengelolaan sampah.












