Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

Sekda Iwan Mustapa Buka O2SN dan FLS3N Bone Bolango, Tekankan Generasi Juara Berkarakter

Admin
8
×

Sekda Iwan Mustapa Buka O2SN dan FLS3N Bone Bolango, Tekankan Generasi Juara Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Sekda Iwan Mustapa Buka O2SN dan FLS3N Bone Bolango, Tekankan Generasi Juara Berkarakter. FOTO IST

HESTEK.CO.ID — Ajang pengembangan talenta pelajar melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bone Bolango resmi digelar.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, Sabtu (2/5/2026), di Lapangan Ippot, Kecamatan Tapa.

Dalam sambutannya, Iwan Mustapa mengaku bangga melihat antusiasme para peserta yang mengikuti ajang tahunan tersebut. Ia menegaskan O2SN dan FLS3N bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi pintu gerbang bagi para siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus mengejar prestasi lebih tinggi.

Baca Juga:  Kota Gorontalo Pertahankan Gelar Juara Umum di STQH Tingkat Provinsi Gorontalo

“Ini bukan hanya lomba, tetapi langkah awal untuk menjadikan Bone Bolango sebagai daerah yang juara, maju, unggul, dan bersejarah,” ujar Iwan.

Ia menekankan bahwa tahun 2026 menjadi target penting bagi daerah untuk melahirkan generasi berprestasi. Namun, menurutnya, predikat juara tidak hanya dilihat dari raihan medali, melainkan dari karakter dan sikap yang ditunjukkan para peserta.

“Juara itu adalah siswa yang sportif, jujur, kreatif, dan berintegritas,” tambahnya.

Selain prestasi olahraga dan seni, Iwan juga menyoroti pentingnya kemampuan akademik dan non-akademik yang harus terus diasah agar para siswa mampu bersaing hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Baca Juga:  Strategi TPID Kota Gorontalo Kendalikan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2025

Tak kalah penting, ia turut menekankan budaya literasi sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul.

“Juara dalam literasi berarti menjadikan membaca dan berpikir kritis sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban,” jelasnya.

Menurut Iwan, O2SN, FLS3N, dan pameran literasi merupakan tiga pilar penting dalam mencetak generasi Bone Bolango yang tangguh, kreatif, serta berdaya saing.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan perlombaan sebagai beban, melainkan sebagai ruang belajar sekaligus sarana menambah pengalaman.

Baca Juga:  Hasil Sidang Isbat 2025, Idul Adha Jatuh pada 6 Juni

“Menang atau kalah itu sementara, yang terpenting adalah pengalaman yang didapat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Iwan Mustapa menegaskan bahwa masa depan daerah berada di tangan generasi muda saat ini. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus berkomitmen memajukan sektor pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana, kesejahteraan guru, hingga pengembangan minat dan bakat siswa.

“Pendidikan adalah prioritas utama daerah,” tutupnya.