Example floating
Example floating
Politik

Hasil Evaluasi FPG Belum Dibuka, Ghalieb Heran Demokrat dan Pemprov Ramai-Ramai Klarifikasi

Admin
33
×

Hasil Evaluasi FPG Belum Dibuka, Ghalieb Heran Demokrat dan Pemprov Ramai-Ramai Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Ghalieb Lahidjun. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Polemik soal hasil evaluasi Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi Gorontalo terhadap pemerintahan Gusnar Ismail–Idah Syahidah Rusli Habibie ternyata menyisakan satu fakta yang cukup menggelitik.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Gorontalo, Moh. Abd. Ghalieb I. Lahidjun menyatakan belum memberikan keterangan mengenai substansi hasil rapat disaat sejumlah pihak ramai memberikan klarifikasi dan bantahan di ruang publik.

Klarifikasi dan bantahan sebelumnya datang dari sejumlah kader Partai Demokrat Gorontalo. Tim Komunikasi Pemerintah Provinsi Gorontalo juga turut memberikan penjelasan di beberapa media daring.

Namun, Ghalieb mengaku heran melihat respons yang muncul secara masif tersebut.

“Tim Komunikasi Pemerintah Provinsi Gorontalo dan juga kader Partai Demokrat yang notabene adalah teman dekat sesama koalisi pemerintah harus sampai secara masif memberikan klarifikasi dan bantahan di publik,” kata Ghalieb.

Baca Juga:  Eksponen Golkar Desak Airlangga Mundur, Ancam Seret Seluruh DPD Gelar Munaslub!

Menurutnya, Fraksi Partai Golkar tidak pernah menyampaikan topik-topik pemberitaan dan kritik seperti yang berkembang belakangan ini.

Ia mengatakan, hasil rapat fraksi hingga saat ini masih dalam penjadwalan untuk dilaporkan dan dikonsultasikan kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

“Saya juga heran kenapa teman koalisi bahkan Pemprov Gorontalo harus seserius itu memberikan klarifikasi, tanggapan serta bantahan atas isu-isu tersebut. Padahal kami sama sekali belum memberikan keterangan terkait substansi hasil rapat fraksi dan sikap Partai Golkar terhadap pemerintah,” ujarnya.

“Saya bahkan sudah cek ke teman-teman fraksi semua mengatakan tidak pernah menjelaskan hasil rapat fraksi ke media,” sambung Ghalieb.

Ghalieb menilai, jika muncul berbagai isu yang dikaitkan dengan hasil evaluasi FPG, sesama partai koalisi sebenarnya dapat terlebih dahulu melakukan komunikasi secara langsung.

Baca Juga:  Mantap Maju Pilkada Kab. Gorontalo 2024, Rustam Akili Mendaftar ke PKB

Langkah tersebut menurutnya dapat dilakukan sebelum memberikan klarifikasi dan bantahan secara terbuka kepada publik.

“Bahkan jika dibutuhkan, kita juga bisa membantu menjelaskannya ke publik terkait hasil evaluasi FPG. Kami merasa tidak enak hati karena harus kader Partai Demokrat sendiri yang jadi repot-repot menjelaskan tentang rapat FPG,” imbuh Ghalieb.

Ia kemudian menyinggung komunikasi di antara partai koalisi pemerintahan Gusnar Ismail–Idah Syahidah Rusli Habibie.

Ghalieb berkelakar bahwa mungkin komunikasi di antara sesama partai koalisi sudah jarang dilakukan secara intens, sehingga terjadi kesalahpahaman dalam merespons isu yang berkembang.

“Padahal keadaanya masih tetap sama seperti yang dulu. Ibarat dua teman akrab yang sudah lama tidak pernah ketemu, sehingga terkesan sudah tidak saling mengenal. Begitulah jika teman akrab, tapi jarang bersua,” kelakarnya.

Baca Juga:  Merlan Uloli Temui Ismet Mile, Ucapkan Selamat sebagai Bupati Bone Bolango Terpilih

Terkait kutipan-kutipan yang beredar di sejumlah media dan serangan netizen terhadap dirinya, Ghalieb mengatakan hal tersebut merupakan bagian dari risiko seorang politisi di tengah perkembangan media informasi.

“Informasi yang benar bisa di frame menjadi salah, begitu juga sebaliknya. Tapi kita tidak perlu sampai harus menyalahkan media karena mereka pasti ingin beritanya menarik untuk dibaca. Begitu juga respons netizen, karena salah satu resiko terbesar menjadi politisi itu adalah harus setiap saat siap untuk dikritik. Jangan hanya senang dipuji, tapi gelisah jika dikritik,” kuncinya.