Example floating
Example floating
Liputan Khusus

1.019 Pedagang Bakal Tempati Pasar Sentral Kota Gorontalo

REDAKSI
368
×

1.019 Pedagang Bakal Tempati Pasar Sentral Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Rapat bersama Wali Kota Marten Taha bersama Dinas terkait dalam pembahasan pengoperasian Pasar Sentral Kota Gorontalo. [Dokpim]

HESTEK.CO.ID – Sejak awal Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo telah menyatakan pedagang yang terdata dipasar sentral berjumlah 1.019 orang.

Data tersebut dikantongi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo berdasarkan hasil verifikasi lapangan sebelum revitalisasi pasar sentral berlangsung.

Kadis Perdagin Kota Gorontalo, Junaedy Kiayi Demak mengatakan, saat ini pasar sentral tengah dipersiapkan untuk kembali dioperasikan dengan konsep yang lebih modern. Ia memastikan tidak ada perubahan jumlah pedagang yang akan menempati pasar sentral.

Baca Juga:  Dinyatakan Gagal Lolos Verfak oleh KPU, IRIS Bakal Layangkan Gugatan ke Bawaslu

“Tidak ada lagi penambahan pedagang, semuanya sesuai data yakni 1.019 pedagang yang akan menempati gedung baru pasar sentral,” kata Junaedy, Rabu (14/6/2023).

Selain finalisasi jumlah pedagang, Junaedy juga mengutarakan rencana pengoperasian pasar sentral yang direncanakan dalam waktu dekat akan diresmikan. Hanya saja, secara teknis pemindahan pedagang akan dilakukan secara bertahap sehingga mudah untuk pengaturan.

Baca Juga:  Sherman Moridu Paparkan Ini Saat Kunjungan Pimpinan Ombudsman RI ke Boalemo

“Terkait rencana pemindahan fasilitas gedung pasar sentral sudah tidak ada lagi kendala, baik itu air, listrik, pengololaan sampah semua sudah siap,” ujarnya.

Revitalisasi pasar sentral merupakan diskresi Presiden Jokowi saat berkunjung di Provinsi Gorontalo ditahun 2019.

Baca Juga:  Ismet Mile Buka Pelatihan Bahasa Bonda dan Bolango, Dorong Pelestarian Identitas Budaya Bone Bolango

Penganggaran pasar sentral sendiri berasal dari APBN dan rampung ditahun 2022. Menurut Junaedy, keterlambatan pengeopresian disebabkan baru diserahterimakan hasil pekerjaan tersebut ke Pemerintah Kota Gorontalo.

“Memang benar sudah 3 tahun mereka belum di tempatkan di gedung baru pasar, karena penyerahan keperjaannya baru di serahkan sama kami di bulan April 2023,” tandas Junaedy. (Adv)