Example floating
Example floating
Pemilu

DKPP Ingatkan Manipulasi Suara Ancaman Serius Pemilu Serentak 2024

REDAKSI
362
×

DKPP Ingatkan Manipulasi Suara Ancaman Serius Pemilu Serentak 2024

Sebarkan artikel ini
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). [Ist]

HESTEK.CO.ID – Manipulasi dalam pemungutan dan perhitungan suara menjadi salah satu ancaman serius pemilu serentak 2024 yang akan datang. Potensi manipulasi suara terbuka lebar dan perlu diantisipasi sedini mungkin.

Hal tersebut disampaikan Anggota DKPP RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dalam Rapat Koordinasi Mitigasi dan Potensi Perselisihan Hasil Pemilihan Umum serta Penyuluhan Kode Etik Bagi Badan Adhoc, belum lama ini.

“Salah satu yang perlu diantisipasi adalah potensi manipulasi suara pada saat pemungutan maupun perhitungan suara,” kata, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.

Baca Juga:  KPU Kabupaten Gorontalo Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024

Ia menuturkan, manipulasi suara dalam skala kecil maupun besar akan mengganggu proses penyelenggaraan pemilu. Rekapitulasi suara disetiap tahapan, kata dia, akan terganggu.

“Salah satu bentuk mitigasi atas potensi manipulasi suara dimulai dari pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terbuka. KPPS ini merupakan ujung tombak, karena ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya.

Baca Juga:  Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Partai Golkar

Raka Sandi menambahkan DKPP menerima banyak aduan terkait pembentukan badan adhoc selama tahapan pemilu serentak tahun 2024. Dimana proses rekrutmen penyelenggara adhoc oleh KPU maupun Bawaslu tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kalau ini bisa dipersiapkan dengan baik, saya optimis tahapan pemungutan dan perhitungan suara akan berjalan dengan baik pula,” imbuhnya.

Baca Juga:  Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari PKS

Raka Sandi juga mengajak penyelenggara pada tingkat adhoc mempelajari putusan setiap DKPP terkait pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Menurutnya, ada banyak pelajaran yang bisa diambil penyelenggara di setiap amar putusan yang telah dibacakan.

“Setiap putusan DKPP selalu dipublikasikan, banyak pelajaran yang bisa diambil oleh penyelenggara pemilu, termasuk adhoc, terutama pada bagian pertimbangan putusan,” pungkasnya.

(hsk/dkpp/oyi)

banner 325x300