HESTEK.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong percepatan pembangunan daerah melalui peningkatan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Selain mempercepat penyerapan anggaran, pemerintah juga menargetkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat pembiayaan program pembangunan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat memimpin Rapat Pimpinan SKPD Triwulan I terkait percepatan penyerapan anggaran dan pengendalian pembangunan daerah Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan itu berlangsung di Ruang Lupa Lelah, Kantor Bupati Bone Bolango, Senin (8/6/2026).
Dalam rapat yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Iwan Mustapa tersebut, Bupati Ismet Mile menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar-OPD.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kerja sama seluruh unsur perangkat daerah dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Ia juga meminta setiap pimpinan OPD memberikan ruang yang lebih luas kepada sekretaris dinas untuk terlibat dalam proses pelaksanaan program.
Dengan demikian, seluruh tugas organisasi dapat berjalan lebih efektif sesuai pembagian tanggung jawab yang telah ditetapkan.
“Seluruh OPD harus mampu memberikan ruang keterlibatan yang maksimal kepada sekretaris dinas dan memastikan setiap tugas dijalankan sesuai tanggung jawab yang telah ditetapkan,” kata Ismet Mile.
Selain menyoroti aspek kelembagaan, Bupati juga memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan berbagai proyek pembangunan yang saat ini sedang berjalan.
Ia meminta seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.
Menurutnya, proyek pembangunan yang dikerjakan pemerintah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan harus diawasi secara serius agar target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.
“Pelaksanaan proyek harus menjadi perhatian bersama. Semua pekerjaan harus tuntas sesuai target waktu dengan hasil yang berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan, Ismet Mile juga menginstruksikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa segera dituntaskan.
Ia menargetkan seluruh tahapan pengadaan dapat selesai paling lambat akhir Juni 2026 sehingga kontrak pekerjaan dapat segera berjalan.
Di sisi lain, Bupati menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi tertentu.
Seluruh OPD diminta ikut berperan aktif dalam menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang tersedia.
“Pendapatan Asli Daerah harus menjadi atensi seluruh OPD. Kita harus bekerja bersama agar target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai, sehingga kemampuan fiskal daerah semakin kuat untuk membiayai berbagai program pembangunan,” tandasnya.












