Example floating
Example floating
News

Tragedi Berdarah di Ampana Tete Sulawesi Tengah, Sekuriti Bunuh Rekan Kerja

Redaksi
165
×

Tragedi Berdarah di Ampana Tete Sulawesi Tengah, Sekuriti Bunuh Rekan Kerja

Sebarkan artikel ini
Pelaku penikaman di Ampan Sulawesi Tengah. FOTO:ISTIMEWA

HESTEK.CO.ID – Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Pakang Beach, Sabtu pagi (7/3/2026). Seorang karyawan perempuan, Rindi Antika, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman yang dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri berinisial NYT.

Insiden berdarah tersebut terjadi saat kegiatan apel pergantian sif karyawan sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu, pelaku yang bertugas sebagai sekuriti memimpin apel dan menegur korban karena dianggap tidak memperhatikan arahan.

Kapolres Kabupaten Tojo Una-Una, Yanna Djayawidya, melalui Kasi Humas Martono, mengatakan pelaku tersulut emosi setelah melihat korban beberapa kali menggunakan telepon genggam saat apel berlangsung.

Baca Juga:  Zamroni Mile Klarifikasi Pemberitaan Terkait Pemeriksaan di Kejati Gorontalo

“Korban ditegur karena tidak serius mengikuti apel dan lebih fokus bermain ponsel. Saat korban hendak meninggalkan lokasi tanpa izin, terjadi adu mulut dengan pelaku,” kata Martono.

Pertengkaran itu memuncak ketika korban sudah berada di atas sepeda motor. Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian mencabut badik yang diselipkan di pinggangnya dan menyerang korban.

Baca Juga:  Akui Kesalahan, Wahyudin Moridu Sampaikan Permintaan Maaf kepada Warga Gorontalo

Korban ditikam pada bagian perut hingga terjatuh. Pelaku kemudian kembali melakukan penikaman secara berulang kali hingga korban mengalami luka parah di sejumlah bagian tubuh.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, akibat luka tusuk yang cukup serius, korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Umumkan Pencabutan Tunjangan dan Moratorium Perjalanan Dinas DPR

Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di rumah keluarganya. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran.

Kurang dari dua jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan di Desa Kajulangko sekitar pukul 09.58 WITA. Polisi juga menyita sebilah badik yang diduga digunakan dalam aksi penikaman tersebut.

Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Tojo Una-Una untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.