Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap 40 Orang Buntut Pembakaran Kantor Bupati Pohuwato

REDAKSI
364
×

Polisi Tangkap 40 Orang Buntut Pembakaran Kantor Bupati Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penangkapan. [dok. Istimewa]

HESTEK.CO.ID – Sebanyak 40 orang ditangkap pihak kepolisian buntut peristiwa pembakaran di kantor Bupati Pohuwato, Gorontalo, Kamis (21/9) kemarin.

Pembakaran terjadi saat massa berunjuk rasa menuntut ganti rugi lahan pertambangan di kantor PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan kantor Bupati Pohuwato serta kantor DPRD Kabupaten Pohuwato.

“Iya ada sekitar 40 orang setelah kejadian kemarin,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, dalam keterangan resminya, Jumat (22/9/2023).

Baca Juga:  Polda Gorontalo Bungkam Soal Video Viral Oknum Perwira Minta Fasilitas Kantor ke Pelaku PETI

Desmont mengaku sampai saat ini kepolisian belum dapat menentukan tersangka dari peristiwa tersebut. Pasalnya puluhan warga yang diamankan masih dalam pemeriksaan.

“Belum ada tersangka masih dalam pemeriksaan, mungkin penetapan tersangka satu dua hari kedepan, sudah bisa ditetapkan statusnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Ribuan Liter Miras Asal Sulut Tujuan Gorontalo Berhasil Digagalkan

Akibat kejadian itu, Desmont menyebut sebanyak 11 anggota kepolisian mengalami luka-luka pada saat mengamankan aksi unjuk rasa berujung pada pembakaran tersebut.

“Sementara untuk anggota kepolisian terluka ada 11 orang tapi ada dua orang yang mengalami luka yang cukup parah akibat tulangnya bergeser, tapi sudah dirujuk ke rumah sakit Bhayangkara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Aktivis Soroti PETI di Botudulanga, Desak Polisi Tangkap Daeng Baba dan Daeng Ari

Desmont menuturkan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di lokasi yang sempat dirusak dan dibakar massa. Namun, polisi juga telah meningkatkan patroli di Kabupaten Pohuwato agar situasi semakin kondusif.

“Olah TKP sudah dilakukan oleh polres. Sementara ini, kita masih melakukan patroli bersama kapolda. Situasi sudah aman dan kondusif,” tandasnya.

(hsk/cnn/oyi)