Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Tangani Stunting dan Gizi Buruk, PKM Sari Tani Gencarkan PMT

REDAKSI
348
×

Tangani Stunting dan Gizi Buruk, PKM Sari Tani Gencarkan PMT

Sebarkan artikel ini
Penyerahan secara simbolis Pemberian Makanan Tambahan (PMT). [dok Hestek]

HESTEK.CO.ID – Puskesmas Sari Tani menggekar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu dan telur bagi balita stunting dan bantuan kemanusiaan bagi orang tua anak stunting, Selasa (19/12/2023).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Gorontalo, Ketua PKK Boalemo, Camat Wonosari serta staf Puskesmas Sari Tani.

Usai kegiatan, I Made Kuat menjelaskan PMT berupa pangan lokal merupakan strategi pemerintah dalam menekan angka stunting dan gizi buruk, khususnya di Kabupaten Boalemo.

Baca Juga:  Luar Biasa! Pemkab Boalemo Terima Penghargaan Meritoraksi dari KASN

Meski demikian, kata Made, intervensi melalui PMT berbeda-beda bagi bayi dan balita gizi kurang dan gizi buruk serta stunting.

“Tergantung dari status anak tadi, jadi ada yang status gizi kurang pemberian (PMT) itu 4 sampai 8 minggu. Ada juga yang gizi buruk formulanya lain, yaitu formula 100 dan 75, dan itu beda. Lalu ada yang berat badannya kurang itu cukup 4 minggu maksimal,” kata Made.

Baca Juga:  Bupati Ismet Mile Tegaskan Komitmen Bone Bolango Sukseskan Program MBG

Selain bantuan PMT berbahan lokal, kata Made, TP-PKK Provinsi Gorontalo juga memberikan bantuan bahan pangan seperti telur, susu dan vitamin.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Beri Bonus Atlet Berprestasi di PON XXI Sumut-Aceh

Bantuan PMT ini, kata Made, akan dimonitoring dan evaluasi apakah memberikan perubahan pada status gizi ibu hamil, bayi dan balita.

“Nanti dievaluasi, apakah ada peningkatan berat badan, apakah status gizinya berubah yang tadinya status gizi kurang mungkin bisa jadi baik atau misalnya dia tetap kurang tapi berat badannya sudah bertambah,” tandasnya.

(hsk/adv/lin)