Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Deteksi Tumbuh Kembang, Puskesmas Sari Tani Pastikan SHK Bayi Baru Lahir

REDAKSI
401
×

Deteksi Tumbuh Kembang, Puskesmas Sari Tani Pastikan SHK Bayi Baru Lahir

Sebarkan artikel ini

HESTEK, BOALEMO – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sari Tani, melakukan sosialisasi skrining hipotiroid kongenital (SHK) bayi baru lahir, Senin (10/04/2023).

Petugas Kesehatan PKM Sari Tani, Siti Indrayani, selaku bidan di Desa Sari Tani menyampaikan kedepan pemeriksaan SHK wajib dilakukan kepada semua bayi baru lahir.

“Ini merupakan implementasi dari layanan primer yang menekankan sebagian besar kasus kekurangan hipotyroid kongenital tidak menunjukan gejala, sehingga tidak disadari orang tua sebab gejala khas baru muncul seiring bertambahnya usia anak,” kata Siti Indrayani.

Baca Juga:  Darmawan Duming Apresiasi Komitmen Adhan Dambea Bebaskan Pemerintahannya dari Korupsi

“Mulai hari ini, semua bayi baru lahir yang berada di Desa Sari Tani harus diperiksa SHK, untuk menjaring apabila ada resiko kelainan dalam tumbuh kembang anak,” sambungnya.

Menurut Siti, skrining hipotiroid kongenital (SHK) adalah skrining ata uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita hipotiroid kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.

Baca Juga:  Gustam Ismail Soroti Kasus Pencabulan Anak di Mongolato, Dukung Tindakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku

“Pada pelaksanaanya, SHK dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam dan maksimal 2 minggu oleh tenaga kesehatan Pskesmas Sari Tani,” imbuhnya.

Ia berharap melalui kegiatan itu semua bayi baru lahir yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sari Tani terjaring apabila ada resiko kelainan dalam tumbuh kembang anak.

Baca Juga:  Sophian Rahmola Jabat Ketua KPU Provinsi Gorontalo

“Setetes darah tumit menyelamatkan hidup anak-anak bangsa, karena begitu kita tahu kadar tiroidnya rendah langsung kita obati dan pengobatanya bisa berlangsung seumur hidup agar mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal,” pungkasnya.

Pewarta : Nurhayati Manumba