HESTEK.CO.ID – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi kini memasuki hari ke-55. Hingga hari ke-13 masa pemulangan, sebanyak 85.290 jemaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 41,7 persen dari total jemaah haji Indonesia tahun ini. Proses pemulangan terus berlangsung secara bertahap dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Haji, Ichsan Marsha, mengatakan pihaknya terus memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan lancar. Aspek keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama.
“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah hingga saat ini berlangsung dengan baik. Kami terus memastikan layanan pemulangan berjalan optimal agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan selamat hingga kloter terakhir,” ujar Ichsan di Makkah, Ahad (14/6).
Hingga saat ini, sebanyak 222 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah. Jumlah tersebut terdiri dari 86.378 jemaah dan 885 petugas.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah dan petugas yang telah dipulangkan dari Arab Saudi mencapai 87.263 orang. Angka tersebut terus bertambah seiring berjalannya proses kepulangan.
Sementara itu, jumlah yang telah tiba di Indonesia tercatat sebanyak 217 kloter. Terdiri dari 84.425 jemaah dan 865 petugas, sehingga total kedatangan mencapai 85.290 orang.
Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga masih berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter dengan 46.017 jemaah dan 480 petugas telah diberangkatkan ke Kota Madinah.
Dengan data tersebut, total jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Makkah ke Madinah mencapai 46.497 orang. Mereka akan melanjutkan rangkaian ibadah sebelum kembali ke Indonesia.
Untuk jemaah haji khusus, tercatat sebanyak 15.802 orang telah tiba di Tanah Air. Jumlah itu terdiri dari 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Dalam kesempatan itu, Ichsan mengajak para jemaah yang telah pulang untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang tumbuh selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, semangat saling membantu yang terlihat selama pelaksanaan ibadah haji perlu terus dipelihara.
“Selama berhaji, kita menyaksikan banyak keteladanan dari para jemaah. Ada yang membantu lansia, mendampingi jemaah yang kelelahan, berbagi kebutuhan, hingga saling menguatkan dalam menjalankan ibadah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual semata. Haji juga menjadi sarana pembelajaran untuk memperkuat nilai persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama di Tanah Suci dapat terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada sesama merupakan salah satu wujud nyata dari kemabruran haji,” tandasnya.
Kementerian Haji memastikan proses pemulangan jemaah akan terus dilakukan hingga seluruh peserta haji Indonesia kembali ke daerah masing-masing dengan aman dan selamat.







