HESTEK.CO.ID — Antusiasme masyarakat Kabupaten Gorontalo dalam mengikuti Pawai Kendaraan Hias Islami untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW mendapat apresiasi dari Ketua DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome.
Kegiatan yang mengusung tema “ABPEDNAS dan SRIKANDI Jaga Desa Bersholawat” tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Peserta datang dari pemerintah desa dan kelurahan, BPD, organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, komunitas, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan.
Haris mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menjadi hal yang cukup menggembirakan. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan kuatnya semangat masyarakat dalam menyambut momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat kebersamaan.
“Semangat ini menjadi modal untuk membangun Kabupaten Gorontalo dengan mengedepankan misi Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang beragama, unggul, berbudaya dan kompetitif,” ujar Haris.
Ia menyebut, jumlah kendaraan yang ikut dalam pawai cukup besar. Tercatat sekitar 300 kendaraan roda dua dan 100 kendaraan roda empat ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Haris menjelaskan, keterlibatan ratusan kendaraan itu merupakan hasil koordinasi dan rembuk dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gorontalo.
Atas suksesnya kegiatan tersebut, Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, termasuk pengurus ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa di tingkat kecamatan dan desa, seluruh BPD, kepala desa, perangkat desa, pimpinan OPD, komunitas serta masyarakat.
“Semoga seluruh partisipasi dan kehadiran ini mendapat balasan dengan nikmat yang Allah berikan yang tidak pernah kita duga,” katanya.
Melihat besarnya animo masyarakat, Haris menilai Pawai Kendaraan Hias Islami memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan yang dilaksanakan secara rutin.
Ia pun berencana mengomunikasikan gagasan tersebut dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo agar pawai serupa dapat menjadi salah satu agenda tahunan daerah.
“Kita akan komunikasikan dengan pemerintah daerah agar ini bisa menjadi event tahunan yang dapat kita nikmati secara lebih baik,” tandasnya.
Haris berharap, pelaksanaan pawai ke depan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, tetapi juga mampu menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, persaudaraan dan semangat kebersamaan masyarakat Kabupaten Gorontalo.












