Example floating
Example floating
NewsPeristiwa

BEM Desak Kapolda Gorontalo Tutup PETI Pohuwato dan Usut Keterlibatan Aparat

REDAKSI
609
×

BEM Desak Kapolda Gorontalo Tutup PETI Pohuwato dan Usut Keterlibatan Aparat

Sebarkan artikel ini
BEM Desak Kapolda Gorontalo Tutup PETI Pohuwato dan Usut Keterlibatan Aparat. Foto Ist

HESTEK.CO.ID – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Gorontalo menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo, pada Selasa (6/5/2025).

Dalam aksi tersebut, massa mendesak Polda Gorontalo agar lebih serius menangani persoalan tambang emas ilegal, termasuk mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas ilegal tersebut.

“Kami mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera bertindak tegas. Polemik pertambangan emas tanpa izin di Pohuwato berkaitan langsung dengan kerusakan lingkungan,” ujar Koordinator BEMNUS Gorontalo, Harun Alulu.

Baca Juga:  Antisipasi Krisis Pangan, Deprov Gorontalo Wacanakan Pembatasan Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan

Harun menegaskan bahwa aktivitas tambang emas ilegal di Pohuwato tidak seharusnya dibiarkan terus berlangsung, apalagi jika benar ada aparat penegak hukum yang terlibat.

Baca Juga:  Mediasi Penarikan Unit Buntu, Bos MTF Gorontalo Mengaku Rugi

“Untuk kesekian kalinya, kami meminta Kapolda Gorontalo menunjukkan keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat. Jika memang berkomitmen terhadap isu lingkungan, maka lokasi PETI (Pertambangan Tanpa Izin) di Pohuwato harus segera ditutup,” tegasnya.

Baca Juga:  Bapelitbangda dan IAIN Gorontalo Gelar FGD Penguatan Kelembagaan KDMP

Awalnya, aksi berlangsung damai. Namun situasi berubah menjadi ricuh ketika aparat kepolisian mencoba memadamkan ban yang dibakar oleh demonstran sebagai simbol perlawanan. Kericuhan pun terjadi, ditandai dengan aksi saling dorong antara massa dan aparat.