HESTEK.CO.ID – Sinergi antara Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, dan BPJS Ketenagakerjaan membuahkan hasil membanggakan. Melalui Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP), Kabupaten Bone Bolango berhasil masuk dalam 10 besar nasional capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Capaian tersebut terungkap dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) yang dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, jajaran Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), termasuk Kepala Seksi Datun Heriyadi Djunaidi, Bupati Bone Bolango, serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo.
Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.
“Program Jaksa Pelindung Pekerja merupakan bentuk dukungan Kejaksaan dalam mendorong kepatuhan badan usaha dan pemberi kerja terhadap kewajiban perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Keberhasilan Bone Bolango masuk 10 besar nasional menjadi bukti bahwa sinergi yang dibangun selama ini berjalan efektif,” ujar Feddy.
Menurutnya, Program JPP tidak hanya berfungsi sebagai upaya penegakan kepatuhan hukum, tetapi juga menjadi instrumen perlindungan bagi para pekerja agar memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan Negeri Bone Bolango dan BPJS Ketenagakerjaan yang terus mendorong peningkatan cakupan kepesertaan pekerja di daerah tersebut.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo juga memberikan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Kejaksaan Negeri Bone Bolango dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, semakin banyak pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka semakin besar pula perlindungan yang diberikan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, kehilangan penghasilan, hingga jaminan hari tua.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) guna meningkatkan kepatuhan pemberi kerja serta memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Bone Bolango.
Keberhasilan menembus 10 besar nasional tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus menghadirkan perlindungan sosial yang lebih luas dan berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan pekerja di Bone Bolango.












